Buya Muhammad Elvi Syam, Lc. MA – Kemerdekaan Hakiki

307

“Kemerdekaan Hakiki”

Sesungguhnya Allah menciptakan manusia dalam keadaan merdeka, bebas dari perbudakan. Dan Allah juga telah menurunkan nabi dan rasul untuk memerdekakan manusia terhadap penyembahan kepada manusia. Merdeka dalam berubudiah kepada Allah.

Sebagian manusia masih terikat dengan satu kelompok dan bahkan fanatik dengan apa-apa yang ada pada kelompok tersebut. Padahal hendaknya ketaatan dan kefanatikan tersebut hanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Kecuali, seseorang tersebut ketaatannya hanya kepada Allah dan Rasulullah juga. Sebagaimana imam syafi’i mengatakan, “Apabila kalian mendapati perkataan-perkataanku berselisih dengan Allah dan Rasulullah, maka buanglah! ”

Kemerdekaan hendaknya terwujud dalam beribadah kepada Allah

Sebagaimana seorang wanita tidak boleh menikah dengan laki-laki yang tidak seiman dengannya. Karena dia akan berimam dengan orang yang tidak seiman dengannya. Bagaimana mungkin nanti dia akan lancar beribadah.

Kemerdekaan juga hendaknya terwujud dalam loyalitas, yakni loyalitas hanya kepada Allah dan Rasulullah

Barangsiapa yang tidak taat kepada Allah dan Rasulullah, dia akan masuk neraka. Sebab Allah tidak ridho kepada orang-orang yang tidak taat kepada selain Allah. Rasulullah juga mengatakan, “Sesungguhnya umat islam itu masuk surga, kecuali yang enggan. ”
Yakni, orang-orang yang tidak mau berloyalitas kepada Allah dan Rasulullah.

Manusia pada dasarnya diberi hak, pilihan, tidak terbelenggu, yang terikat dengan syari’at.
Allah beri kebebasan kepada mereka dalam hal yang mubah. Bebas memilih apa yang disukai, tapi tidak boleh sesuka hati. Manusia bebas memiliki harta, tapi dalam penggunaan tetap dalam ruang lingkup yang telah Allah tetapkan. Bebas tapi tidak bablas.

Berubudiah kepada Allah membebaskan kita berubudiah kepada selain Allah.
Apabila kita berubudiah kepada Allah, kita tidak akan berubudiah kepada harta lagi. Harta itu akan menjadi pelayan kita, bukan lagi hamba harta. Harta tersebut akan menjadi jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah.

Seorang pemuda yang telah berubudiah kepada Allah, dia tidak akan diperbudak nafsunya. Dia tidak akan melakukan hubungan yang dilarang. Dia tidak akan pacaran. Dia tidak akan menuruti hawa nafsu keburukannya.

Bagaimana hendaknya kita mengisi kemerdekaan negeri kita ini? 
1. Meningkatkan ibadah kepada Allah. 
Karena ini adalah nikmat yang Allah berikan kepada kita. Menyukuri dengan lisan, hati, dan perbuatan.
2. Menambah ilmu agama kita dan mendidik generasi dengan pendidikan dengan pendidikan yang berlandaskan dengan Alquran dan sunnah. 
Mengajari mereka tentang sejarah para nabi dan Rasulullah. Ini akan menjadi pelecut semangat untuk memperkuat aqidah.

Tabligh Akbar, Ahad, 18 Agustus 2019 / 17 Dzulhijjah 1440 H, Masjid Al-Ikhlas, Jl. Mutiara Komp. Permata, Cengkareng, Jakarta Barat

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here