Buya Muhammad Elvi Syam, Lc. MA – Syarh Aqidah Islamiyah : BAB – Iman

153

Buya Muhammad Elvi Syam, Lc. MA – Syarh Aqidah Islamiyah : BAB – Iman

Iman secara bahasa berasal dari kata أمن, يؤمن yang berarti percaya, mempercayai. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mendefenisikan iman dengan إِقْرَار yang berarti ikrar, pengakuan, mengakui.

Adapun secara istilah syariat, ada beberapa defenisi iman menurut pada ulama :

  • Imam Syafi’i, Imam Malik, Imam Ahmad dan mayoritas ulama mendefenisikan iman adalah keyakinan dengan hati, pengakuan dengan lisan, dan diamalkan dengan anggota badan.
  • Imam Syafi’i dalam kitab Al-Umm mengatakan : “Telah ada kesepakatan dari para shahabat dan tabi’in dan orang yang datang setelah mereka dan orang-orang yang telah kami temui bahwasanya iman itu adalah perkataan dengan lisan, amalan dengan perbuatan, dan niat pengakuan dalam hati.”
  • Sebagian ulama mendefenisikan iman itu dengan perkataan dan perbuatan.
  • Ishaq bin Rahawaih mendefenisikan iman itu dengan perkataan dan perbuatan, bisa bertambah dan berkurang. Iman bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.

Iman kepada Allah adalah menetapkan dan mengakui keberadaan Allah dan menerima apa yang datang dari-Nya dan taat beribadah kepada-Nya. Iman kepada Nabi yaitu menetapkan dan mengakui keberadaan Nabi, mengikutinya, menerima semua ajarannya dan bukan untuk mengibadatinya.

Iman bisa bertambah disebabkan dengan beberapa hal :

  1. Mempelajari ilmu syar’i yang diambil dari Al-Quran dan Sunnah
  2. Membaca Al-Quran dan mentadabburinya
  3. Membaca sejarah kehidupan Nabi dan mempelajarinya
  4. Memperhatikan keindahan Islam dan kelebihan agama Islam
  5. Membaca sejarah riwayat hidup para ulama salafus shalih
  6. Merenungkan ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta)
  7. Bersungguh-sungguh dalam ketaatan dan amal sholeh

Iman bisa berkurang disebabkan dengan beberapa hal :

  1. Kebodohan terhadap nama-nama dan sifat-sifat Allah
  2. Berpaling dari mempelajari dan mentadabburi Al-Quran
  3. Melakukan maksiat
  4. Meninggalkan ketaatan

Apabila dibacakan ayat Allah namun tidak menambah keimanan kita, maka iman kita itu perlu dikoreksi, kemungkinan banyak maksiat yang telah kita lakukan.

Jumat, 30 Agustus 2019 M | 28 Dzulhijjah 1440 H, 08.30 WIB s.d Selesai, Masjid Jami’atul Ilmi Kampus Politeknik Negeri Padang

🎥 *LIVE SURAU TV* Jumat, 30 Agustus 2019 M | 28 Dzulhijjah 1440 H, 08.30 WIB s.d Selesai *Mahasiswa Mengaji bersama Buya Muhammad Elvi Syam, Lc. MA dalam pembahasan Aqidah Islamiyahr*Langsung dari : Masjid Jami'atul Ilmi Kampus Politeknik Negeri Padang 📺 Saksikan hanya di Surau Tv, Satelit Palapa D, Frek : 4014, Symbol Rate : 7200, Polaritas : H

Posted by Surau TV on Thursday, August 29, 2019

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here